Jumat, 11 Februari 2011

Jutaan Warga Mesir Turun ke Jalan, Istana Presiden Dikepung

Jakarta - Jutaan warga Mesir turun ke jalan. Dalam unjuk rasa bertema 'Hari Kemarahan' ini, mereka kembali menuntut Presiden Hosni Mubarak turun. Sejumlah tempat strategis dikepung antara lain Istana Presiden dan gedung televisi Mesir.
"Setelah 30 tahun, kami lelah mendengarkan dia (Mubarak), semua rakyat ingin dia pergi," kata warga Mesir, Mohamed Ibrahim (42) yang bekerja sebagai guru seperti dikutip AFP, Jumat (11/2/2011).

Unjuk rasa yang semula berpusat di Lapangan Tahrir kini menyebar ke sejumlah titik. Gedung televisi dan tentu saja istana kepresidenan menjadi incaran. Namun lokasi-lokasi itu dijaga militer.

"Tempat yang dijaga militer akan juga kami jaga. Namun kami harapkan jutaan pengunjuk rasa bisa membuat yakin militer untuk mengusir Mubarak," tambah Ibrahim.

Unjuk rasa pada Jumat ini memang diperkirakan lebih besar dari hari sebelumnya. Unjuk rasa pun meluas ke kota-kota lain, bukan hanya di Kairo dan Alexandria. Pemimpin oposisi Mohammed ElBaradei pun menggambarkan betapa dahsyatnya unjuk rasa kali ini.

"Mesir akan meledak. Militer harus menyelamatkan negara sekarang," tulis ElBaradei dalam akun twitternya.
detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Post