Jumat, 11 Februari 2011

Pasar Ini Dibongkar Karena Jadi Lokasi Prostitusi



PAREPARE, KOMPAS.com – Citra negatif yang ditimbulkan karena aktivitas yang selama ini berlangsung di eks Pasar Seni Parepare semakin membuat Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Parepare geram. Karena itu, dalam waktu dekat Pemerintah akan melakukan tindakan tegas terhadap berbagai macam aktivitas yang selama ini terjadi di atas lahan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Parepare H Sjamsu Alam, Jumat (11/2/2011) mengungkapkan kegelisahannya terhadap eks Pasar Seni tersebut. Ia mengaku tidak nyaman mendengar tanggapan miring masyarakat terkait aktivitas kafe-kafe yang beroperasi di tempat itu sudah diidentikkan sebagai tempat prostitusi dan tempat minum minuman keras.

“Ini jelas merusak citra religius Kota Parepare yang sudah setengah mati kita bangun dan jaga selama ini,” katanya. Karena itu, ia meminta jajarannya agar melakukan perencanaan berdasarkan prosedur yang ada agar bangunan di atas eks Pasar Seni dihapus melalui mekanisme penghapusan aset.

Setelah dihapus, selanjutnya diratakan dengan tanah dan dibersihkan sebelum dibangun bangunan yang lebih bermanfaat bagi seluruh warga masyarakat Kota Parepare. Soal adanya pihak yang meminta ganti rugi jika bangunan di tempat tersebut dihapus, Sjamsu Alam mengaku heran. Sebab, lahan tersebut milik Pemda Kota Parepare, begitu juga dengan bangunan yang ada di atasnya.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Post